Showing posts with label INFO MAHASISWA. Show all posts
Showing posts with label INFO MAHASISWA. Show all posts

Tuesday, April 26, 2016

10 KESALAHAN DALAM PERSIAPAN DAN UJIAN SBMPTN

BlogMFE-10 KESALAHAN DALAM PERSIAPAN DAN UJIAN SBMPTN-Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah dibuka sejak beberapa hari yang lalu. Apa saja yang sudah kamu persiapkan untuk menghadapi SBMPTN ini?

Terlepas dari persiapan kita dalam menghadapi Ujian SBMPTN ini, tahukah sobat ada beberapa kesalahan yang kadang tidak kita sadari dan membuat kita gagal dalam ujian SBMPTN.

Berikut ini BlogMFE merangkumnya dalam 10 KESALAHAN DALAM PERSIAPAN DAN UJIAN SBMPTN.


TERLALU MENARGETKAN JURUSAN TERTENTU

Sumber:
http://medan.tribunnews.com
Kesalahan yang pertama ialah terlalu menargetkan pada jurusan tertentu. Banyak para peserta ujian SBMPTN yang tidak lolos hanya karena terlalu ambisius mengejar jurusan tertentu yang "katanya" memiliki prospek karier yang bagus. Padahal jurusan yang dikejar tersebut memiliki persaingan yang ekstra ketat. Disisi lain peserta tak mau memilih jurusan lain yang memiliki persaingan yang sedikit longgar.

TERLAMBAT MEMILIH JURUSAN

Sumber:
http://makeameme.org
Kesalahan kedua yang mungkin banyak dilakukan ialah terlambat memilih jurusan. Banyak hal yang mengakibatkan kita terlambat memilih jurusan yang tepat, seperti terlalu banyak memikirkan pendapat orang lain yang berbeda-beda, terlalu santai, kurangnya informasi, dan lain sebagainya. Pada akhirnya kita hanya memilih berdasarkan nafsu dan atas dasar pilihan buta.

ASAL-ASALAN DALAM MEMILIH JURUSAN

Sumber:
www.pengusaha.co
Kesalahan ini banyak dialami oleh para peserta SBMPTN mulai dari dulu hingga sekarang. Kesalahan ini sebenarnya sepele, tapi jika kita benar-benar diterima justru menjadi kesalahan yang fatal apabila kita tidak mengambilnya. Bisa saja pihak fakultas atau kampus dimana kamu diterima mem-blacklist sekolahmu dari daftar penerimaan selanjutnya. 

Bisa saja saat adik kelasmu diterima di jurusan yang sama denganmu, akan tetapi adik kelasmu otomatis ditolak hanya karena sekolahmu di-blacklist oleh perbuatanmu. Sayangkan?

KURANG PAHAM PERSAINGAN JURUSAN

Sumber:
www.la-lights.com
Kurangnya informasi bisa saja mengakibatkan kita kurang paham pesaingan antar jurusan. Pada umumnya untuk jurusan-jurusan yang tergabung dalam FEB, FK, FT, FITK, FIKOM, FH merupakan jurusan yang paling besar pesaingannya, apalagi jika kampus tersebut berada di kampus yang terkenal. Untuk mengetahui peta persaingan, kita dapat mencarinya di situs resmi SBMPTN atau di berbagai buku pra-ujian SBMPTN yang banyak dijual di toko buku.

SILAU DENGAN KAMPUS YANG TERKENAL, DISISI LAIN PERSIAPAN MINIM

Sumber:
http://suaramahasiswa.com
Hal ini banyak dialami oleh berbagai peserta yang hanya mau memilih perguruan tinggi yang sudah terkenal, akan tetapi dalam mempersiapkan ujian saja masih santai saja atau minim persiapan. Padahal untuk dapat lolos di perguruan tinggi yang terkenal (misal UI) tidak bisa main-main. Kita tidak tahu siapa pesaing kita dalam memperebutkan kursi di perguruan tinggi tersebut, yang jelas pesaing kita lebih siap dalam ujian. 

Padahal jumlah PTN tidak hanya perguruan tinggi yang terkenal saja. Jika dalam kemampuan dan persiapaan minim, mengapa tidak mengambil PTN yang lebih longar saja dibanding harus "fanatik" mengejar berkuliah di perguruan tinggi yang terkenal?

KURANG PERSIAPAN DAN LATIHAN SOAL SBMPTN


Nah, untuk yang satu ini merupakan kesalahan klasik bagi peserta. Terkadang kita masih buta apa saja yang akan diujikan dalam SBMPTN nanti. Kita terkadang tidak tahu apa itu TPA atau TKDU. Nah untuk yang satu ini lebih baik kamu beli deh buku contoh soal ujian SBMPTN di toko buku terdekat dan perbanyaklah latihan soal dari sana. Selain itu juga, kamu cari info mengenai Tryout SBMPTN di daerahmu, coba ikutan dan pahami soal yang ada nanti.

KURANG INFORMASI MENGENAI SBMPTN

Kurang informasi disini maksudnya kamu Kudet alias Kurang Update. Kamu kurang tahu apa saja yang menyangkut SBMPTN, termasuk juga jadwal pentingnya. Coba kamu rajin-rajin update mengenai informasi SBMPTN baik lagsung dari situsnya, maupun ikut ngeriung bersama teman-tman lain di grup SBMPTN.

TERLALU MEMBANDINGKAN DENGAN TEMAN YANG BIMBEL

Ada satu pengalaman saat Admin ikut seleksi dahulu, pengawas pernah berceloteh "Di ruangan ini pasti pada ikut bimbel semua kan, saya doakan lulus". Garis bawahi ikut bimbel, kenyataannya ga semua loh, banyak yang berjuang tanpa harus ikut bimbel. Terlebih banyak juga yang beranggapan bahwa yang lolos SBMPTN itu orang yang ikut bimbel, padahal justru banyak juga yang lolos bukan dari bimbel tertentu, bahkan mereka berjuang sendiri. Jadi jangan terlalu membandingkan dengan teman yang bimbel ya.


KURANG MENGENAL POTENSI DIRI



Nah untuk yang satu ini akan berpengaruh pada pemilihan jurusan. Kita terkadang tidak tahu potensi diri kita kemana. Ada yang malah ikut-ikutan teman dalam hal memilih jurusan, padahal antara kita dengan teman kita punya potensi yang berbeda. Bisa saja kita lebih suka pada bidang analisis, sedangkan teman kita punya potensi dalam bidang sains.
Untuk melihat potensi dirimu, setidaknya bisa terlihat dari bidang apa yang kamu sukai, bagaimana cara belajar kamu yang membuat kamu gampang mengerti, bagaimana pribadi kamu, apakah kamu seorang yang introvert atau ekstrovert, dan lain-lain. Untuk pembahasan ini selanjutnya kita akan bahas di artikel selanjutnya.

PASTIKAN LOKASI DAN TEMPAT UJIANNYA

Sumber:
http://news.okezone.com
Sebelum seleksi lebih baik kamu harus tahu dimana lokasi pasti ujian SBMPTN berlangsung dan bagaimana rute hingga ke lokasi. Ada satu pengalaman admin ketika seleksi dahulu, ada salah satu peserta yang nyasar. Sedianya lokasi ujian berada di Kampus IPB Diploma di Kota Bogor, ada salah satu peserta justru nyasar ke Kampus IPB Dramaga. Padahal lokasi IPB Dramaga dan IPB Diploma berada di lokasi yang berbeda dan sangat berjauhan.
Untuk mengatasi masalah ini, lebih baik kamu datang ke lokasi ujian H-1 (1 hari sebelum ujian) untuk memastikan lokasi ujiannya benar berada disana. Jangan sampai seperti pengalaman diatas ya.


Keywords:
  1. Kesalahan SBMPTN 2016
  2. Kesalahan dalam SBMPTN 
  3. Kesalahan Fatal SBMPTN
  4. Kesalahan Daftar SBMPTN
  5. Tips Menghindari Kesalahan pada SBMPTN 2016
  6. Kesalahan Mengisi Formulir SBMPTN
  7. Tips Menghadapi SBMPTN
  8. Tips agar Lulus SBMPTN
  9. Kesalahan Data SBMPTN
  10. Tips Kakak Mahasiswa yang Lulus SBMPTN
  11. Kesalahan Saat Persiapan SBMPTN
  12. Cara Daftar SBMPTN
  13. Cara Menghindari Kesalahan SBMPTN
  14. Tips Mengerjakan Soal SBMPTN
  15. Tips Menghindari Kesalahan Memilih Jurusan SBMPTN

Monday, March 7, 2016

PERAN MAHASISWA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

BlogMFE-PERAN MAHASISWA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA-Mahasiswa merupakan calon-calon intelektual yang diharapkan dapat memiliki kontribusi bagi lingkungannya melalui keilmuan yang dipelajarinya dan juga dari kehidupan kampus yang telah ia lalui. Melalui mahasiswa inilah pergerakan nasional Indonesia dapat terwujud. Dimulai dari organisasi Boedi Oetomo pada 1908 yang dibentuk oleh pelajar-pelajar (mahasiswa) Kedokteran STOVIA. Serta pergerakan naisonal yang dilakukan oleh Ir. Soekarno pada saat itu merupakan mahasiswa Technische Hoogeschool te Bandoeng (cikal bakal ITB), dan juga ratusan mahasiswa Indonesia di negeri Belanda pada saat itu. Peran mahasiswa sangatlah penting dalam awal pergerakan nasional Indonesia.

Melalui mahasiswa pergerakan dan revolusi Indonesia terjadi. Kita dapat lihat pada peristiwa 1965, mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) menyampaikan unjuk rasa dan menyampaikan  Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat) dalam hal revolusi pemerintahan pada saat itu. Selain itu kita juga ketahui pada tahun 1998, mahasiswa pula berkontribusi dalam pergerakan revolusi pemerintahan hingga membuahkan revolusi reformasi pada saat itu. 
Sumber Gambar:
itb.ac.id


Pergerakan mahasiswa dalam revolusi pemerintahan Indonesia banyak dilakukan dalam bentuk unjuk rasa. Namun perlu diingat unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa bukanlah unjuk rasa dalam hal sengaja membuat gonjang-ganjing pemerintahan, namun mendorong adanya perubahan yang dilakukan pemerintahan dalam berbagai bidang. 


Mahasiswa Sebagai Kontrol Pemerintahan

Mahasiswa dapat dikatakan sebagai "Kontrol Pemerintahan". Dari pengertian ini mahasiswa tidak bisa dikatakan sebagai oposisi pemerintahan sehingga seolah memusuhi apa yang dilakukan oleh pemerintahan. Mahasiswa akan selalu mengawal apa yang baik dari pemerintah kepada rakyatnya, akan tetapi mahasiswa akan siap "pasang badan" untuk memprotes segala kebijakan yang dibuat oleh pemerintah yang malah merugikan rakyatnya.

Dalam menerapkan protes, mahasiswa tidak bisa langsung turun ke jalan untuk melakukan demonstrasi, namun ada beberapa hal yang dilakukan. Tidak bisa semena-mena turun ke jalanmelakukankukan hal-hal anarkis tanpa hal yang logis yang pada akhirnya merugikan kepentingan umum.

Pergerakan mahasiswa melalui demonstrasi ini haruslah berefek positif bagi masyarakat. Tidak bisa pergerakan mahasiswa ini menyebabkan suatu hal yang buruk di masyarakat. Setidaknya pergerakan mahasiswa harus berdifat solutif diantara problematika dan fenomena sosial di masyarakat.

Satu hal yang terpenting dalam demonstrasi yang dilakukan mahasiswa ialah netralitas dalam memihak. Tidak bisa mahasiswa dalam pergerakannya berpihak pada salah satu sisi ataupun berpihak pada kelompok oposisi pemerintahan. 

Jangan sampai pergerakan mahasiswa yang dilakukan ditunggangi oleh beberapa pihak untuk mencapai kepentingannya atau bahkan "mengobrak-abrik" pemerintahan atas dasar kepetingan oposisi. Jangan sampai pula mahasiswa dijadikan pion catur dalam permasalahan politik yang melibatkan opisisi dan pemerintahan.

Netralitas dan intelektualitas sebagai mahasiswa dalam mengkritisi kebijakan pemerintah haruslah diperlukan. Mahasiswa tidak bisa melakukan hal yang "barbar" atau vandalisme kepentingan umum. Bagi mahasiswa, martabat dan etika umum merupakan hal yang penting dalam hal mengkritisi

"Kritis bukan berarti menghancurkan, namun harus bisa mendorong untuk perubahan"


Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan

Selain sebagai "kontrol pemerintahan", mahasiswa juga dikatakan sebagai "Agen Perubahan". Perubahan disini bukanlah mengubah tatanan yang ada namun mengubah pada suatu hal yang dianggap belum layak menjadi lebih layak.
Perubahan yang dimulai dari mahasiswa memang harus berkontribusi bagi perkembangan bangsa. Hal ini tentu harus berasas pada Tridharma Perguruan Tinggi, yakni Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Penerapan Tridharma Perguruan Tinggi tidak bisa secara parsial (sendiri-sendiri), semua harus dilakukan secara terintegrasi.
Dalam hal pendidikan, mahasiswa telah melalui pendidikan atau perkuliahan yang ditempuhnya. Ilmu yang ia dapat tidak bisa hanya pada dirinya saja, namun juga harus bisa bermanfaat bagi lingkungannya. keberadaan seorang mahasiswa dapat menjadi cerminan perubahan di sekitanya. 
Melalui pendidikan, seorang mahasiswa dapat menerapkan keilmuannya melalui berbagai riset dan pengamatan yang ada di lingkungan masyarakat. Hal ini tentu dapat membantu dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat. Tidak hanya riset semata, namun mahasiswa terkadang dapat turun langsung pada objek masalah tersebut dan membantu untuk menyelesaikannya. Program yang ditawarkan bisa berupa magang ataupun bentuk lainnya.

Kontribusi yang dapat ditumbuhkan dari segi pendidikan dan penelitian mahasiswa dapat berguna bagi masyarakat. Penerapan riset dan pengembangan di kampus ini dapat menjurus pada pemberdayaan masyarakat yang ada di sekitar lingkungan perguruan tinggi.

Salah satu contoh dari pemberdayaan ini ialah dalam skoop Kemahasiswaan Ekonomi, pemberdayaan ini dapat berupa pemberdayaan dan pembangunan kegairahan kewirausahaan pada masyarakat. Ilmu dan riset yang telah dilakukan oleh mahasiswa di perguruan tinggi dapat menjadi bekal dalam melakukan pemberdayaan ini. 

Kita dapat lihat dari beberapa laboratorium dan kegiatan wirausaha di perguruan tinggi. Mahasiswa tentu telah dilatih untuk bagaimana merintis, merencanakan dan memberdayakan suatu usaha, serta bagaimana mahasiswa dilatih untuk dapat melihat peluang suatu usaha.

Setelah mahasiswa dilatih untuk membangun usaha, kemudian mahasiswa harus bisa mengaplikasikan apa yang telah mereka terima di perguruan tinggi kepada masyarakat. Pemberdayaan ini berupa mendirikan suatu usaha yang dapat membantu perekonomian masyarakat atau melakukan kerjasama dalam mengembangan UMKM yang belum berkembang.


Mencetak Bibit Tokoh dan Pemimpin Nasional

Pemimpin Indonesia pada saat ini bukanlah tercipta dengan sendirinya (turunan trah dinasti), akan tetapi telah terpatri dari berbagai situasi dan dipondasi oleh kegiatan organisasi Perguruan Tinggi.
Kegiatan organisasi kampus bisa dikatakan sebagai pencetak pemimpin nasional di masa mendatang. Kita dapat lihat sebagai contoh Organisasi Himpunan  Mahasiswa Islam (HMI) banyak mencetak tokoh dan pemimpin nasional diantaranya H.M Jusuf Kalla, Fuad Bawazier, Akbar Tandjung, Mahfud MD, dan lain sebagainya.
Tidak hanya HMI, banyak organisasi kemahasiswaan yang mencetak tokoh dan pemimpin Indonesia, seperti Mapala Silvagama UGM yang mencetak Joko Widodo dan tokoh lainnya.
Pembentukan karakter yang dilakukan oleh berbagai organisasi kemahasiswaan seringkali dibentuk dari pembentukan wawasan kepemimpinan anggota organisasi melalui berbagai tradisi organisasi. Pembentukan kepemimpinan ini juga terjadi dari berbagai hal gerakan yang dilakukan mahasiswa.
Terkadang gerakan mengkritisi berbagai kebijakan "nyeleneh" pemerintah dapat membentuk sisi intelektualitas mahasiswa. Dari gerakan ini tentu mahasiswa akan mengkaji baik buruk dan dampak kebijakan pemerintah. Hal ini tentu dapat menjadi bekal perubahan bagi mahasiswa ketika nanti mereka duduk di pemerintahan atau di lembaga lainnya.
Keywords:
  1. Peran mahasiswa bagi bangsa
  2. Peran mahasiswa bagi lingkungan
  3. Peran dan kontribusi mahasiswa
  4. Pemberdayaan mahasiswa bagi masyarakat
  5. Mahasiswa dalam bernegara dan berbangsa
  6. Mahasiswa sebagai kontrol pemerintah
  7. Bagaimana peran mahasiswa dalam kontrol pemerintah?
  8. Bagaimana mahasiswa sebagai agen perubahan?
  9. Revolusi Indonesia oleh mahasiswa
  10. Tokoh Nasional alumni HMI 
  11. Aplikasi Tridharma Perguruan Tinggi oleh Mahasiswa
  12. Dampak pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa
  13. Siapa saja agen perubahan itu?
  14. Pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa ekonomi
  15. Peran kampus dalam membentuk mahasiswa